Umrah di Bulan Ramadhan dan Wabah Corona - Kajian Islam Tarakan - Kajian Tarakan

Kajian Islam Tarakan

Kajian Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) Tarakan. Kajian Islam, Kajian Sunnah, Kitab, Fiqih, Tafsir Qur'an oleh Ustadz Ahlu Sunnah Wal Jamaah di Taman-Taman Surga Kota Tarakan. Informasi dan Dokumentasi Kajian, Pengajian, Ceramah, Tabligh Akbar, Jadwal, Video, Foto, Artikel, Do'a, Buku, Info Pengajian Islam di Masjid Tarakan. Semuanya hanya ada di https://kajian.tarakan.info
@kajiantarakan @tarakandotinfo #kajiantarakan #kajianislamtarakan #kajiansunnahtarakan #kajiankitabtarakan #kajianfiqihtarakan #kajiantafsirtarakan #kajianhadisttarakan #tarakanngaji #tarakanmengaji #masjidtarakan

Umrah di Bulan Ramadhan dan Wabah Corona

Umrah di Bulan Ramadhan dan Wabah Corona
Pertanyaan :Mohon dijelaskan tentang umrah di bulan Ramadhan yang konon bisa menggantikan nilai ibadah haji? Lalu bagaimana kita bisa menjalankan ibadah umrah di bulan Ramadhan ketika lagi ada wabah corona?
Jawaban :
Umrah di Bulan Ramadhan dan Wabah Corona - Kajian Islam Tarakan
Ust. Ahmad Sarwat, Lc., MA
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Benar sekali bahwa di antara keutamaan ibadah umrah adalah bahwa bila dilakukan pada bulan Ramadhan. Keutamaannya karean dinilai oleh Nabi Muhammad SAW  pahalanya menyamai orang yang menjalankan ibadah haji.

Perhatikan sabda Rasulullah SAW yang tertuang dalam hadits shahih muttafaqun 'alahi:

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِل حَجَّةً

Bila datang bulan Ramadhan, maka lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan itu (pahalanya) menyamai haji. (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan terkait dengan umrah Ramadhan dengan haji, menjadi beberapa point penting, antara lain :

1. Umrah Ramadhan Bukan Haji

Meski umrah di bulan Ramadhan itu setara dengan haji, namun jangan keliru mengatakan bahwa umrah di bulan Ramadhan menggantikan kedudukan ibadah haji. Itu tidak benar dan perlu diuruskan.

Yang setara itu hanya pahalanya, sedangkan kedudukannya tetap sekedar umrah saja. Kalau mau kita breakdown lagi, maka antara umrah Ramadhan dan Haji itu punya beberapa perbedaan :

a. Umrah Ramadhan bukan bagian dari rukun Islam. Sedangkan haji adalah rukun Islam yang kelima.

b. Dari segi hukum, umrah Ramadhan itu hukumnya tetap sunnah dan tidak wajib. Sedangkan ibadah haji hukumnya wajib untuk yang pertama kali sebagai muslim.

c. Orang yang sudah umrah di bulan Ramadhan, belum gugur kewajiban hajinya. Apabila dia mampu, maka di pundaknya masih ada beban kewajiban mengerjakan ibadan haji.

2. Umrah Ramadhan Berdesakan

Karena hadits tentang setaranya umrah di bulan Ramadhan itu, maka banyak sekali umat Islam yang tertarik untuk melaksanakan ibadha umrah di bulan Ramadhan.

Akibat permintaan yang tinggi itu, maka harga-harga semuanya jadi naik. Selain itu kepadatan jamaah umrah pun semakin menjadi-jadi, bahkan bisa menyaingi kepadatan jamaah di musim haji sekalipun.

Maka kalau kita mendambakan umrah yang tenang dan khusyu' di dalam masjid Al-Haram Mekkah, mungkin agak sulit. Tidak seperti yang banyak dibayangkan.

Pengalaman banyak jamaah kesulitan untuk keluar masuk masjid. Kalau sudah di dalam masjid, sulit keluar. Sedangkan kalau sudah di luar, akan kesulitan masuk lagi ke dalam. Oleh karena itu jamaah jadi serba salah.

Sebagian teman ada yang sejak awal niatnya mau menginap di masjid sepanjang berada di tanah suci dan tidak pulang-pulang serta tidak keluar sama sekali dari masjid. Memang seperti itulah yang namanya i'tikaf.

Mereka bahkan sudah mengatur untuk tidak menyewa penginapan secara khusus dengan kamar per orang. Mereka menyewa kamar secara berkelompok yang nantinya hanya akan digunakan secara bergantian untuk sekian banyak jamaah.

Masuk kamar hanya untuk sekedar mandi dan ganti baju, lalu segera pergi lagi masuk ke masjid.

Hanya saja kadang lupa dengan jam istirahat, juga lupa mandi bersih-bersih, bahkan lupa juga dengan kondisi cuacara dan kesehatan. Akibatnya, i'tikaf belum selesai, tapi sudah dalam keadaan lemah dan sakit. Apalagi mereka yang sudah uzur dan usia lanjut, tentu harus memperhatikan hal-hal semacam ini.

3. Virus Corona

Namun sejak seluruh dunnia tak terkecuali Saudi Arabia terjangkit virus Corona, nampaknya kegiatan umrah di bulan Ramadhan tahun 2020 ini akan ditiadakan. Masjid Al-Haram sendiri sudah sejak bulan Maret 2020 dilock-down, tertutup untuk semua kegiatan apapun.

Ka'bah menjadi berdiri sendirian, tak ada lagi jamaah yang berkerumun bertawaf atau sekedar mencium Hajar Aswad.

Bahkan besar kemungkinan kegiatan haji tahun 2020 pun akan ditiadakan. Oleh karena itu maka niat kita yang ingin menjalankan ibadah umrah Ramadhan atau ibadah haji di tahun 2020 ini, sementara waktu harus ditangguhkan.

Setidaknya sampai keadaan menjadi kondusif kembali. Kita berdoa kepada Allah SWT agar virus ini bisa segera diatas dengan cepat.

Wassalamu 'alaikum wr wb.

Ahmad Sarwat, Lc.,MA

Sumber Website : https://www.rumahfiqih.com/konsultasi-2307-umrah-di-bulan-ramadhan-dan-wabah-corona.html (Mon 13 April 2020 17:00)


EmoticonEmoticon