Hasud Dengki Iri Hati

Hasud Dengki Iri Hati - Artikel Kajian Islam Tarakan
HASUD DENGKI IRI HATI

Orang hasud tidak akan bisa merasa tenang dan senang

Hasud sangat berbahaya karena tak suka dengan kebaikan yang diperoleh orang lain. Orang yang memiliki sifat hasud tidak mengerti bahwa yang memberikan nikmat itu adalah Allah. Orang hasud sama dengan tidak puas dengan pembagian nikmat yang diberikan Allah.

"Orang hasud sangat dibenci Allah karena hakikatnya yang dia protes adalah Allah,"

Baginya, orang yang memiliki sifat hasud hidupnya di dunia akan terasa sempit. Ke mana-mana hatinya terus dihantui rasa tidak enak dan sumpek. "Orang hasud hatinya akan terus gelisah. Tidak tenang dan tidak senang, cenderung menghalalkan segala cara,"

Rasulullah Saw bersabda, yang artinya:
“Hati hati kalian dari sifat hasad, karena hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api melalap kayu bakar” (H.R Abu Dawud dari Abu Hurairah r.a.).

Alangkah bahagianya orang yang hatinya bersih dan terjauh dari sifat hasad. Dengan hati yang lapang akan memunculkan ketentraman, pikiran dan hidupnya tenang serta disayangi Allah dan sesama manusia. Sedangkan orang yang bersifat hasad, dirinya akan terhina dan tersiksa oleh kelakuannya. Ia akan terganggu oleh pikiran yang sempit. Pada akhirnya ia pun akan dibenci oleh Allah Swt dan sesama manusia. Bila tidak segera dihilangkan, maka sifat hasad tersebut dapat membahayakan dan menimbulkan hal-hal antara lain:

1- Menyebabkan ketidaktenangan dan kerisauan hati yang tidak putus-putus karena akan selalu memikirkan bagaimana agar kebaikan tersebut hilang dari orang lain.

2- Menghancurkan persatuan dan persaudaraan, karena biasanya orang yang hasud akan mengadu domba, melapor dan suka memfitnah sehingga tidak menjadikan kondusif keadaan.

3- Mendapatkan kehinaan dan ketercelaan baik di dunia maupun di akhirat. Apalagi bila orang lain menyadari akan perbuatan hasudnya, maka orang tersebut akan memandang rendah dan menjauhinya.

4- Akan menghancurkan kebaikan yang ada padanya. karena sifat hasad dapat menghilangkan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.

Itulah kerugian dari sifat hasad, semoga kita dapat dijauhkan dari sifat hasad tersebut oleh Allah Swt… Aamiin.

Sumber FB : Alhabib Quraisy Baharun
2 Juni 2020· 

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter